21) SISI INDAH AKUSATIF BAHASA JEPANG DAN KANJI ‘HOKKAIDO’

“dear my wife.. anata wa watashi ni ryuugaku o sasete ite kurete hontou ni arigatou ne..”

Bentuk ‘sasete’ adalah bentuk -te dari kata ‘saseru’ yang merupakan bentuk accusative (membuat orang lain melakukan sesuatu) dari kata ‘suru’ yang hebatnya dan pusingnya satu kalimat itu bisa punya 2 makna yang sangat berbeda. Contoh: Watashi wa Zhao ni ocha o nomaseru, arti pertamanya ‘saya menyuruh Zhao minum ocha’ dan arti yang kedua adalah ‘saya mengijinkan Zhao minum ocha’. Dan kalimat paling atas untuk istri saya itu tentu saja maknanya adalah ‘mengijinkan’. Artinya agak rumit sih: ‘Hai, Istriku, kamu – ke aku – belajar ke luar negeri – sedang mengijinkan (sasete ite) – memberi (kurete) – bener2 terima kasih…’
“Hai, Istriku, terima kasih kamu memberiku ijin (alias mengijinkan) aku belajar ke luar negeri..”
Tapi apakah benar hanya makna kedua saja yang sedang terjadi di sini? Tidak. Dengan memakai makna pertama, arti kalimat itu akan menjadi ‘kau telah membuatku/menyuruhku/memerintahku/memaksaku untuk belajar ke luar negeri..’ dan memang makna pertama ini pun benar adanya terjadi pada saya. Setelah saya review ulang, semua yang saya lakukan saat ini sebenarnya adalah berawal dari sebuah niatan saya yang agak lucu: mengajak istri saya jalan-jalan ke luar negeri… Lucu karena suatu ketika di tahun 2009 saya merasa sangat terharu dengan kekuatan istri untuk menghadapi kesulitan finansial (habis membangun rumah) dan sedikit gangguan kesehatan yang beberapa kali datang. Saya merasa sangat tertekan untuk sesekali bisa memberikan sebuah hadiah buat dia. Tapi juga bingung, darimana uangnya. Lalu mulailah saya melirik beasiswa. Setelah berproses panjang an mengalami perubahan paradigma di tengahnya, sekarang, dengan sedikit tindakan komersial (hehe..) yang saya ambil dengan beasiswa saya ini, saya akan menyelesaikan ‘perintah’ istri saya itu dengan baik dan menyelesaikan niatan awal itu meskipun bukan harus ke Jepang..
Kanji Pulau ‘Hokkaido’ ada 3. Pertama, 北 ‘kita’ yang artinya utara. Kedua, 海 ’umi’ yang artinya laut. Kanji ‘umi’ bersimbolkan 水’air’ dan 毎 ’tiap hari ibu menyusui’. Dalam bahasa Arab, ‘ummi’ artinya juga ibu. Dalam kasus saya, saya yakin bahwa jika saya melakukan semua dan memuarakan semua pada istri (yang sebelum saya nikah tentu saja saya muarakan ke ibu saya), saya akan mendapatkan semua… Semua kebaikan ilmu dan selesainya mimpi/niata

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s